Pernah merasa kesulitan untuk mebeli lensa kamera? terlebih lagi dilema dengan istilah "Ada harga tentu ada kualitas". Hal ini merupakan momok yang tidak bisa dipndang sebelah mata oleh fotografer yang memiliki kantong tipis. Namun hal ini ini bukan berarti tidak ada lensa bagus namun murah, disini saya akan mereview Lensa 3rd party dari brand YongNuo dimana brand ini sagat terkenal dalam Flash External kamera. Saya akan mencoba membandingkan Lensa YongNuo 50mm f.1,8 mounting Canon dengan lensa Canon 50mm f.1,8.
1. Ketajaman: Menggunakan Aperture 1.8 / 2.8 / 5.6
*Titik Fokus Tengah
 |
| Canon 50mm f.1,8 |
 |
| YongNuo 50mm f.1,8 |
Setelah dibandingkan, hasil lensa YongNuo lebih baik dibandingkan dengan
Canon jika dilihat dari pengambilan di titik fokus tengah.
*Titik Fokus Sudut Kiri Atas
 |
| Canon 50mm f.1,8 |
 |
| YongNuo 50mm f.1,8 |
Setelah dibandingkan pada pengambilan titik fokus sudut kiri atas, lensa
YongNuo mempunyai hasil lebih baik. Namun, sedikit lebih terang
dibandingkan dengan Canon.
*Titik Fokus Sudut Kanan
 |
| Canon 50mm f.1,8 |
 |
YongNuo 50mm f.1,8
|
Setelah dibandingkan, pada pengambilan di titik fokus sudut kanan lensa
YongNuo mempunyai hasil yang hampir sama dengan Canon, namun sedikit
lebih terang pada hasil lensa YongNuo.
2. Flare
Flare sendiri merupakan efek dimana terdapat
cahaya yang masuk dan menyebar di dalam lensa melalui mekanisme yang
tidak diharapkan, misalnya pantulan internal dalam lensa atau material
(bilah) lensa yang kurang homogen. Perbedaan tes untuk efek flare pada lensa YongNuo dan Canon EF 50 f/1.8
juga telah didapatkan. Kedua lensa di uji hasil flare pada bukaan aperture f.1,8 dan f.5,6. Dan berikut hasilnya :
 |
| f.1,8 |
 |
| f.5,6 |
Setelah didapatkan gambar dengan efek flare menggunakan lensa YongNuo
dan Canon dengan aperture f/ 1.8 dan f/5.6, ternyata hasilnya cukup
mengejutkan. Efek flare YongNuo lebih lebar dan terkumpul disamping.
Sehingga, menjadikan flare-nya lebih terkontrol.
3. Bokeh
Bokeh sendiri berasal dari bahasa jepang yakni “Boke” yang
memiliki arti menjadi kabur atau buram atau bias juga dikatakan titik
luar dari fokus. Dengan adanya bokeh pada sebuah foto maka titik fokus
yang jatuh pada sebuah objek akan menjadi sangat jelas sedangkan areal
selain fokus itu sendiri akan menjadi bokeh atau blur. Bokeh sering
dipergunakan dalam fotografi makro, model, jurnalistik, dll. Tergantung
pada fotografernya ingin menonjolkan apa dalam foto tersebut. Lain
halnya dengan fotografi arsitektur dan landscape yang hampir tidak
pernah menggunakan bokeh dalam kreasinya dan cenderung memiliki bidang
fokus dari ujung sisi ke ujung sisi lainnya.
Dibawah ini adalah contoh perbandingan hasil foto bokeh yang dihasilkan oleh YongNuo dan Canon
 |
| Bokeh dari lensa Canon pada bukaan aperture berturu-turut di f.1,8, f.2,8, dan f.5,6 |
 |
| Bokeh dari lensa YongNuo pada bukaan aperture berturu-turut di f.1,8, f.2,8, dan f.5,6 |
Bagaimana, sudah melihat sendiri hasilnya bukan?
Melalui perbandingan hasil gambar bokeh pada YongNuo dan Canon
menggunakan lensa EF 50 F/1.8, YongNuo lebih mendapatkan hasil yang
makismal dan mendapatkan bokeh yang lebih besar. Terutama, pada hasil
segi enam bokeh-nya yang tampak lebih indah.
Terbukti, Lensa YongNuo Mampu Bersaing
Dari studi yang dilakukan oleh Jay Levitt terkait dengan perbedaan
gambar yang dilihat dari beberapa aspek seperti ketajaman, efek flare,
dan efek bokeh menggunakan lensa YongNuo dan Canon EF 50 F/1.8,
didapatkan bahwa YongNuo lebih unggul.
Lantas, apakah hasil ini menjelaskan bahwa Canon kalah saing dengan YongNuo dari segi kualitas?
Benar jika dilihat dari tiga aspek perbandingan di atas, tapi tidak
untuk yang lainnya. Tapi tetap saja, lensa YongNuo masih punya
kekurangan. Beberapa kekurangannya seperti tak adanya garansi resmi dari
distributor dan beberapa pengguna mengeluhkan akurasi auto fokus yang
terkadang sedikit lebih lamban dalam mengambil objek gambar.
Diposting Oleh : Ricky Junaidi